-->

MERINDUKAN SOSOK RASULULLAH

Posted by Ponda Samarkandi Jumat, 01 Februari 2013 0 komentar


MERINDUKAN SOSOK RASULULLAH
Oleh: Ponda Samarkandi


Tidak terasa, hari berganti hari, bulan berganti bulan, bahkan tahun berganti tahun. Waktu terus berputar, sehingga kita sampai pada bulan kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW, yaitu bulan Maulid. Seluruh umat Islam di dunia merayakan dan menjadikan bulan maulid sebagai hari besar Islam. Pada bulan maulid ini, tidakkah kita merindukan seorang sosok seperti Rasulullah SAW. Tentu kita sangat membutuhkan dan rindu kepada sosok seperti Nabi Muhammad SAW.
Rasulullah SAW adalah sosok pemimpin terbaik yang dimiliki umat Islam sepanjang zaman. Beliau selain sebagai pemimpin Negara juga sebagai utusan Allah untuk seluruh umat manusia. Kepemimpinan beliau tidak diragukan lagi, dari memimpin Negara dan memimpin umat Islam. Beliau adalah sosok pemimpin yang seharusnya menjadi panutan serta teladan oleh umat Islam dan Negara ini, karena di dalam diri Rasulullah terdapat suri tauladan yang baik. Sebagaimana firman Allah SWT yang artinya: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.”

Rasulullah adalah pembawa rahmat bagi semesta alam. Sebagaimana Firman Allah, “Dan tidaklah kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam…..” (QS. Al-Anbiyaa’ [21]: 107). Sudah sangat jelas bahwa Nabi Muhammad diutus di dunia ini adalah untuk membawa rahmat bagi umat manusia. Rasulullah adalah sosok yang dekat dengan umatnya, sehingga orang yang berada di dekat beliau merasa mendapat rahmat dan kasih sayang dari beliau.
Sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat ini masih belum terealisasikan dalam Negara kita. Namun ada satu pemimpin yang hampir seperti Rasulullah, ia adalah Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta. Jokowi menjadi pemimpin yang sangat merakyat, dekat dengan rakyat, sehingga ia mengetahui apa yang diinginkan masyarakat. Jikalau pemimpin hanya duduk di singgasana pemerintahannya saja, tanpa mendekatkan diri kepada masyarakat, niscaya ia tidak akan pernah tau apa yang diinginkan oleh masyarakat dan apa yang perlu diperbaiki di masyarakat.
Sosok jokowi ini lah yang mengingatkan kita kepada sosok Rasulullah SAW. Rasulullah adalah orang yang dekat dengan rakyatnya, sehingga beliau mampu membangun umat Islam sejahtera dan makmur. Di dalam kepemimpinannya Rasulullah selalu mementingkan nasib umatnya daripada kepentingan dirinya sendiri. Inilah yang menjadikan beliau mengetahui apa yang diperlukan dan dibutuhkan umat.
Marilah kita sama-sama meneladani sosok Rasulullah sebagai pemimpin umat dan juga pemimpin Negara, agar umat Islam dan Negara Indonesia sejahtera dan bahagia. Jadilah kita sebagai pemimpin yang membawa rahmat kepada umat, bukan menjadi pemimpin yang membawa sengsara kepada umat. Mudah-mudahan kita termasuk dan menjadi pemimpin yang mampu menjadi rahmat bagi umat dan masyarakat…. Amin ya Rabbal ‘Alamin


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: MERINDUKAN SOSOK RASULULLAH
Ditulis oleh Ponda Samarkandi
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://ponda-samarkand.blogspot.com/2013/01/merindukan-sosok-rasulullah.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
0 Komentar di Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang tidak sesuai dengan syarat di bawah ini akan dihapus, Demi kenyamanan kita bersama :

1. Menggunakan bahasa tidak beretika (Sara, Pornografi, Menyinggung)
2. Komentar menautkan link secara langsung
3. Komentar tidak berkaitan dengan artikel
4. Komentar Scam (Promosi Link)

Original design by Bamz | Copyright of Coretan Mahasiswa Kampung.

Mengenai Saya

Foto Saya
Saya seorang mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Jurusan Dakwah STAIN Palangka Raya. Saya bukan seorang penulis, tapi saya berusaha menjadi seorang penulis. Kata-kata motivasi saya:  "Kalau anda bukan anak raja, atau anak orang kaya, maka jadi lah penulis".

Pengikut

Recent Comment