-->

Magrib Mengaji

Posted by Unknown Minggu, 27 Juli 2014 0 komentar
Oleh: Ponda Samarkandi, S.Kom.I


Ilmu adalah amunisi yang sangat luar biasa dalam proses menjalankan seluruh ibadah kita kepada Allah SWT. Bagaimana tidak, dengan ilmu orang dapat mengetahui tentang tata cara beinteraksi dengan Allah, Manusia, Alam, dan Hewan. Tanpa adanya ilmu manusia tidak lah berbeda dengan binatang, sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Ulama, “Jikalau manusia itu tidak berilmu, maka niscaya ia sama seperti binatang”.
Ilmu memiliki mukjizat yang luar biasa, baik untuk orang yang memilikinya dan untuk ilmu itu sendiri. Ilmu sifatnya abadi, tak akan pernah lenyap sampai hari kiamat. Orang yang memiliki ilmu pun, akan mendapat kemulian dan derajat yang tinggi baik itu di Dunia maupun di Akhirat kelak. Sebagaimana firman Allah SWT yang Artinya:

“Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Mujadillah [58]:11)

Baca Selengkapnya ....

Kekuatan Sabar

Posted by Unknown Sabtu, 26 Juli 2014 0 komentar


KEKUATAN SABAR
Oleh: Ponda Samarkandi, S.Kom.I


Bencana alam terus menerus melanda Indonesia, mulai dari gempa, longsor, banjir, kecelakaan, dan lainnya. Seperti yang kita lihat sekarang, banjir yang melanda Jakarta belum juga berakhir. Banyak kerugian yang dialami oleh masyarakat dengan kedatangannya banjir ini, seperti aktivitas terganggu, jalanan jadi terhambat, roda perekonomian terhenti, sarang penyakit terbuka lebar, dan lain sebagainya. Apakah bencana banjir ini merupakan azab dari Allah ataukah ujian agar kita lebih mendekatkan diri kepada Allah?
Ada dua penafsiran yang kini hinggap di pemikiran masyarakat, ada yang mengatakan bencana tersebut sebuah azab atas dosa yang dilakukan oleh manusia dan ada juga yang mengatakan bahwa bencana tersebut adalah sebuah ujian agar kita lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai Sang Pencipta. Semua itu tergantung kepada manusia yang menyikapi bencana atau musibah tersebut, apakah ia menganggap itu sebuah azab atau sebuah ujian, semua tergantung kepada mereka sendiri.
Adanya musibah atau bencana yang terjadi di Negara kita Indonesia adalah sebagai balasan dan peringatan atas perbuatan yang telah mereka lakukan sendiri, dan dengan harapan agar manusia kembali ingat kepada Allah SWT, karena kebanyakan dari kita sekarang telah lupa atas nikmat dan karunia yang diberikan oleh Allah kepada kita. Sebagaimana firman Allah, “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu Maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). Dan kamu tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) di muka bumi, dan kamu tidak memperoleh seorang pelindung dan tidak pula penolong selain Allah. (QS. As-Syura [42]: 30-31)

Baca Selengkapnya ....

Mukjizat Ilmu

Posted by Unknown Kamis, 06 Maret 2014 0 komentar


Oleh: Ponda Samarkandi, S.Kom.I

Ilmu adalah amunisi yang sangat luar biasa dalam proses menjalankan seluruh ibadah kita kepada Allah SWT. Bagaimana tidak, dengan ilmu orang dapat mengetahui tentang tata cara beinteraksi dengan Allah, Manusia, Alam, dan Hewan. Tanpa adanya ilmu manusia tidak lah berbeda dengan binatang, sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Ulama, “Jikalau manusia itu tidak berilmu, maka niscaya ia sama seperti binatang”.
Ilmu memiliki mukjizat yang luar biasa, baik untuk orang yang memilikinya dan untuk ilmu itu sendiri. Ilmu sifatnya abadi, tak akan pernah lenyap sampai hari kiamat. Orang yang memiliki ilmu pun, akan mendapat kemulian dan derajat yang tinggi baik itu di Dunia maupun di Akhirat kelak. Sebagaimana firman Allah SWT: Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Mujadillah [58]:11)

Baca Selengkapnya ....

Bahaya Sifat Dengki

Posted by Unknown Jumat, 24 Mei 2013 0 komentar


Oleh: Lisnawati

“Katakanlah, Aku Berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai Subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buluh-buluh, dan dari kejahatan orang yang dengki, apabila ia dengki.”
(QS. Al-Falaq [113] : 1-5)

Dengki merupakan salah satu sifat tercela yang dibenci oleh Allah SWT. Perkara  dengki telah tercantum dalam nash-nash Al-Qur’an dan Sunnah dengan berbagai dalil yang qath’iy ats-tsubuut (dalil yang penetapan nashnya mutawatir ). Muawiyyah RA berkata, “Kejahatan yang paling berbahaya adalah dengki, karena orang yang mendengki dapat membunuh, walaupun kedengkiannya tersebut belum mengenai orang yang didengkinya.” (Kitab Tabri’at Adz-Dzimmah Tahzir Al Ummat min Al Hasad).

Baca Selengkapnya ....

Keajaiban Jujur

Posted by Unknown Rabu, 08 Mei 2013 2 komentar
Keajaiban Jujur
Jujur adalah sebuah ungkapan yang acap kali kita dengar dan menjadi pembicaraan. Akan tetapi bisa jadi pembicaraan tersebut hanya mencakup sisi luarnya saja dan belum menyentuh pembahasan inti dari makna jujur itu sendiri. Apalagi perkara kejujuran merupakan perkara yang berkaitan dengan banyak masalah keislaman, baik itu akidah, akhlak ataupun muamalah; di mana yang terakhir ini memiliki banyak cabang, seperti perkara jual-beli, utang-piutang, sumpah, dan sebagainya.
Jujur merupakan sifat yang terpuji. Allah menyanjung orang-orang yang mempunyai sifat jujur dan menjanjikan balasan yang berlimpah untuk mereka. Termasuk dalam jujur adalah jujur kepada Allah, jujur dengan sesama dan jujur kepada diri sendiri. Sebagaimana yang terdapat dalam hadits yang shahih bahwa Nabi bersabda, "Wajib atas kalian untuk jujur, sebab jujur itu akan membawa kebaikan, dan kebaikan akan menunjukkan jalan ke sorga, begitu pula seseorang senantiasa jujur dan memperhatikan kejujuran, sehingga akan termaktub di sisi Allah atas kejujurannya. Sebaliknya, janganlah berdusta, sebab dusta akan mengarah pada kejahatan, dan kejahatan akan membewa ke neraka, seseorang yang senantiasa berdusta, dan memperhatikan kedustaannya, sehingga tercatat di sisi Allah sebagai pendusta" (HR. Bukhari-Muslim dari Ibnu Mas'ud)

Baca Selengkapnya ....

Menyayangi Binatang

Posted by Unknown Selasa, 07 Mei 2013 0 komentar

Menyayangi Binatang
Umat Islam sangat menganjurkan kepada kita agar senantiasa hidup saling menyayangi terhadap sesama, baik itu hubungan baik kepada Allah (Hablum mina Allah), hubungan baik kepada manusia (Hablum minannas), dan hubungan baik dengan alam serta makhluk hidup yang ada di dalamnya.  Hal itu terbukti dengan diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa rahmat (kedamaian) bagi alam semesta ini. Sebagaimana firman Allah, “Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam“ (Q.S. al-Anbiyaa’ 21:107)
Ayat ini bukan hanya ditujukan untuk Rasulullah semata, tetapi sudah menjadi salah satu dasar ajaran bagaimana seharusnya seorang muslim berperilaku dalam kehidupan sosialnya di masyarakat. Tak hanya memberikan manfaat yang baik bagi sesama manusia (hablumminannaas), tetapi juga flora dan fauna di alam semesta ini. Salah satu media untuk melatih sifat rahmatan lil’alamin bagi muslim adalah dengan menyayangi hewan.

Baca Selengkapnya ....

Memaknai Awal Tahun Baru 2013

Posted by Unknown Sabtu, 04 Mei 2013 0 komentar


M
alam menjelang datangnya tahun baru orang beramai-ramai memeriahkan dan meramaikannya. Banyak yang mengadakan pesta malam tahun baru, ada yang bakar jagung sambil diiringi dengan musik, ada yang bakar ayam, namun semua itu hanya bisa dirasakan bagi mereka yang mempunyai kesempatan dan uang. Mereka dengan senang dan bahagia memeriahkan pesta malam tahun baru tersebut.Berbeda halnya dengan segelintir orang yang memang tidak mempunyai kesempatan dan cukup uang untuk merayakan pesta tahunan teresbut. Mereka hanya bisa melihat orang lain merayakan hal tersebut, tanpa bisa melaksanakan pesta itu. Mereka sebenarnya berkeinginan juga untuk merayakan pesta itu, namun karena keterbatasan kesempatan dan keuangan mereka lebih memilih untuk tidak menghamburkan uang yang mereka miliki dan berupaya untuk mencari rezeki pada besok harinya.

Baca Selengkapnya ....

Haji Gratis Ala Rasulullah

Posted by Unknown Jumat, 03 Mei 2013 0 komentar


Oleh: Qasthalani

“Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barangsiapa memasukinya (Baitullah) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang-orang yang sanggup Mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali Imran [3]: 97)

Istilah ibadah haji sudah menjadi hal yang sangat akrab bagi kehidupan kita. Bukan hanya bagi umat muslim, di kalangan umat nonmuslim pun sudah menjadi hal yang tidak asing lagi. Bagaimana tidak, Ka’bah yang menjadi tujuan pertama setelah para jamah melakukan ihram pun diakui sebagai salah satu dari keajaiban dunia. Terlebih lagi di Indonesia, saudara-saudara kita yang kembali dari tanah suci pun mendapat gelar baru dengan sebutan (pak haji atau bu hajjah), sebagai penghargaan atas pengalaman spiritual yang mereka alami.

Baca Selengkapnya ....

Menolak Kejahatan Dengan Kebaikan

Posted by Unknown Kamis, 02 Mei 2013 0 komentar
Tidaklah Allah menciptakan manusia melainkan Allah juga menciptakan setan untuk mengujinya. Secara fitrah, manusia akan selalu cenderung pada kebaikan. Tetapi, untuk selalu sejalan dengan fitrahnya, sangatlah sulit. Karena, ketika manusia hendak memilih kebaikan, akan selalu ada bisikan-bisikan yang menghalanginya, dan menganjurkan yang sebaliknya. Seperti yang pernah disabdakan oleh Rasulullah saw. bahwa di dalam hati manusia ada dua bisikan; bisikan malaikat dan bisikan setan. Bisikan malaikat adalah kebaikan dan bisikan setan adalah kejahatan. Adapun, bisikan mana yang akan diikuti oleh manusia, tergantung pada keadaan hati manusia itu. Jika hatinya bersih, ia akan mendengar bisikan malaikat, namun jika hatinya kotor dan berpenyakit, dia akan lebih sering menuruti bisikan setan. Dari situ, timbullah dua akibat, yaitu kebaikan dan kejahatan.

Baca Selengkapnya ....

Bercanda Ala Rasulullah

Posted by Unknown 4 komentar
Kebanyakan orang bercanda melampaui batas-batas yang diperbolehkan oleh syariat. Sebagaimana kita lihat di telvisi-televisi, banyak para pelawak becanda berlebihan, seperti mengeluarkan kata-kata yang kotor, jorok, porno, bahkan seorang pelawak rela menjadi banci hanya untuk membuat orang tertawa. Hal tersebut tidak diperbolehkan dalam Islam.
Tidak bisa dipungkiri, di saat-saat tertentu kita memang membutuhkan bercanda agar tercipta suasana rileks dan santai untuk mengendurkan urat syaraf, menghilangkan rasa pegal dan capek sehabis beraktivitas. Diharapkan setelah itu badan kembali segar, mental stabil, semangat beraktivitas bangkit kembali, sehingga produktifitas semakin meningkat. Hal ini tidak dilarang selama tidak berlebihan. Namun yang menjadi pertanyaan bercanda yang bagaimanakah yang diperbolehkan oleh Rasulullah?

Baca Selengkapnya ....

Hikmah Kisah Uang 1000 dan 100.000

Posted by Unknown Rabu, 01 Mei 2013 0 komentar

K
edua uang ini sama sama terbuat dari kertas, dimana sama sama dicetak, dan diedarkan ke masyarakat oleh Bank Indonesia, Akan tetapi nasib mereka berbeda Saat keluar dari Bank Indonesia, mereka berpisah dan berpencar dari masyarakat ke masyarakat. 1 bulan kemudian, mereka bertemu lagi di sebuah dompet seorang gadis cantik.. Pada pertemuan yang tidak disengaja itu,kedua uang tersebut terlibat dalam pembicaraan. Uang 100.000 bertanya pada uang 1000, "Hai, kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan berbau amis!" Uang 1000 menjawab, "Itu Karena dulu waktu kita berpisah, aku langsung jatuh ke tangan tukang becak, tukang sayur dan tukang parkir, Makanya aku jadi selusuh ini.." jelasnya dengan perasaan lesuh, nah kamu sendiri, kok bisa masih terlihat rapi, bersih dan tampak baru..!" "Oh, itu karena begitu kita berpisah, aku langsung jatuh ke tangan wanita cantik, Lalu aku dibawa ke mall Dan Di satuin dengan sesamaku. Dimana pun aku berada, aku selalu di jaga dan bahkan jarang keluar dari dompet." Uang 1000 cuma mangut mangut.

Baca Selengkapnya ....

Sabar Atas Musibah

Posted by Unknown 2 komentar

Bencana alam terus menerus melanda Indonesia, mulai dari gempa, longsor, banjir, kecelakaan, dan lainnya. Seperti yang kita lihat sekarang, banjir yang melanda Jakarta belum juga berakhir. Banyak kerugian yang dialami oleh masyarakat dengan kedatangannya banjir ini, seperti aktivitas terganggu, jalanan jadi terhambat, roda perekonomian terhenti, sarang penyakit terbuka lebar, dan lain sebagainya. Apakah bencana banjir ini merupakan azab dari Allah ataukah ujian agar kita lebih mendekatkan diri kepada Allah?

Ada dua penafsiran yang kini hinggap di pemikiran masyarakat, ada yang mengatakan bencana tersebut sebuah azab atas dosa yang dilakukan oleh manusia dan ada juga yang mengatakan bahwa bencana tersebut adalah sebuah ujian agar kita lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai Sang Pencipta. Semua itu tergantung kepada manusia yang menyikapi bencana atau musibah tersebut, apakah ia menganggap itu sebuah azab atau sebuah ujian, semua tergantung kepada mereka sendiri.

Baca Selengkapnya ....

Menyoal Akhlak Pemimpin

Posted by Unknown Selasa, 30 April 2013 0 komentar

Pemimpin yang seharusnya menjadi teladan bagi umat dewasa ini banyak melakukan perbuatan-perbuatan yang menyimpang dari ajaran agama. Kebanyakan dari mereka memiliki akhlak yang kurang terpuji dan tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku dalam suatu masyarakat. Coba kita tengok kembali kepemimpinan yang ditampilkan oleh Rasulullah SAW sebagai pemimpin umat, ia merupakan orang yang memiliki akhlak terpuji dan merupakan teladan yang baik bagi umat manusia. Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Ahzab ayat 21 yang artinya:

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah suri tauladan yang baik”

Keteladanan akhlak Rasulullah telah tergambar dan tertuang jelas di dalam Alquran. Itu merupakan ayat atau kalam Allah yang seharusnya menjadi landasan bagi seorang pemimpin yang memimpin umat dan negara ini. Jika pemimpin memahami dan mengamalkan ayat ini, insya Allah tidak ada pemimpin yang memiliki akhlak yang bejat atau kurang terpuji. Namun kenyataan yang terjadi sekarang ini, banyak pemimpin atau pejabat Negara memiliki akhlak yang bejat dan kurang terpuji, sehingga hal tersebut merambat dan menjadi dampak negatif bagi umatnya.

Baca Selengkapnya ....

Antara Dua Jalan

Posted by Unknown Senin, 29 April 2013 0 komentar


“Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan,
 Yang dimaksud dengan dua jalan ialah jalan kebajikan dan jalan kejahatan”.
(QS. Al-Balad [90]: 10)
T
idak bisa dipungkiri bahwa di dalam menjalani roda kehidupan ini, kita akan dihadapkan pada dua jalan, yakni kanan (benar) dan kiri (salah). Rute yang salah akan mudah kita jalani, namun rute yang benar akan terasa sulit, karena banyaknya bahaya dan tantangan yang kita hadapi. Rute yang salah pada awalnya mungkin mendapatkan kebahagiaan dan kesuksesan, namun pada akhirnya kita akan kehilangan semua itu. Sedangkan rute yang benar mungkin pada awalnya kita akan mengalami kesulitan, namun pada akhirnya kita akan memperoleh kebahagiaan. Sebagaimana yang dikatakan oleh Bung H. Rhoma Irama dalam syairnya, “Berakit-rakit ke hulu, berenang ketepian, bersakit-sakit dahulu, senang kemudian.” Syair tersebut seakan menjadi landasan dalam kita menjalani kehidupan ini. Walaupun sakit awalnya, kita akan bahagia kemudian. Itulah makna yang tersirat dalam syair indah teresbut.

Baca Selengkapnya ....

Belajarlah Hidup Dari Nyamuk

Posted by Unknown 0 komentar
Banyak orang beranggapan bahwa binatang yang satu ini hanyalah binatang nakal yang memiliki sisi negatif saja, namun dibalik sisi negatif nyamuk itu memiliki sisi positif yang dapat diambil pelajaran oleh manusia. Binatang diciptakan Allah di dunia ini semua ada manfaatnya, sebagaimana firman Allah SWT yang artinya, “Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa-apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka.” (QS. Shad [38]: 27)

Baca Selengkapnya ....

ANTARA UJIAN DAN KESABARAN

Posted by Unknown Minggu, 28 April 2013 0 komentar

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:"Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta”. (QS. Al-Ankabut[29]: 3).

Kebanyakan orang mengira bahwa apabila ia beriman akan selamatlah kehidupannya dari berbagai bentuk cobaan dan ujian dan tidak akan datang kepadanya hal-hal yang menggoyahkan keimanannya, padahal kenyataannya adalah seperti yang mereka kira dan kondisinya seperti yang mereka sangka, tidak ada bedanya orang yang tulus beriman dengan yang sekedar pura-pura dan orang yang berada di atas kebenaran dengan para pengekor kebatilan. Oleh karenanya sudah menjadi salah satu dari ketetapan (sunnatullah) terhadap orang-orang terdahulu, menurunkan cobaan dan ujian kepada mereka dengan kesenangan dan kesulitan, kesempitan dan kelapangan, senang dan susah, kekayaan dan kemiskinan dan berbagai bentuk fitnah dan cobaan yang lainnya.

Baca Selengkapnya ....

Do'a Sumber Kekuatan

Posted by Unknown 0 komentar


Di dalam menjalani kehidupan yang kompleks ini seringkali kita didera berbagai macam kesulitan. Dalam keadaan yang rentan ini hanya Allahlah yang dapat memberikan pertolongan. Kebanyakan orang ketika mendapatkan kesulitan mereka tenggelam dalam kesedihan yang mendalam, menjadi murung, gelisah tak ada arah, pikiran menjadi kacau, sehingga dapat memunculkan perbuatan yang dilarang oleh syariat. Tidak jarang orang bisa menghalalkan segala cara bahkan ada yang keluar dari agama islam hanya untuk keluar dari himpitan kesulitan tersebut, padahal kesulitan merupakan sarana untuk dapat menguatkan hati, menghapuskan dosa, menghancurkan sifat ujub dan mengubur dalam-dalam kesombongan. Kesulitan hidup juga dapat meluluhkan kelalaian, menyalakan lentera zikir, menjaga hati dengan bersabar. Kesulitan juga merupakan pelajaran terhadap kelalaian yang telah diperbuat, menjadikan kita taat beribadah, dan dapat membuat kita meminta pertolongan serta jalan keluar dari kesulitan yang mendera kehidupan kita.

Baca Selengkapnya ....

Kesalehan Lingkungan

Posted by Unknown Rabu, 10 April 2013 0 komentar


Oleh: Muhbib Abdul Wahab
Bangsa kita termasuk paling sering ditimpa bencana alam. Mulai dari gempa bumi, tsunami, tanah longsor, angin putting beliung, banjir, hingga tanah longsor. Biasanya kita baru bergerak mencari solusi setelah musibah terjadi. Kita belum terbiasa melakukan antisipasi dini dan mempersiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi dengan manajemen bencana yang akuntabel dan transparan.
Sudah banyak kerugian nyawa, harta benda, tenaga, dan dana akibat bencana tersebut. Hal ini memberi kesadaran bagi kita untuk lebih peduli terhadap pentingnya pendidikan dan kesalehan lingkungan. Karena, sebagian besar dari bencana tersebut disebabkan oleh human error, kebijakan dan perilaku manusia yang tidak lagi ramah dan saleh lingkungan. (QS ar-Rum [30]: 41)
Kesalehan lingkungan dapat terwujud apabila pendidikan lingkungan (tarbiyah bi ‘iyyah) dapat dibudayakan. Pendidikan lingkungan didesain untuk memberikan nilai-nilai moral bagaimana berinteraksi dan memperlakukan alam secara baik. Kesadaran ini perlu ditumbuhkembangkan mulai dari keluarga, sekolah, perkantoran, hingga industri.

Baca Selengkapnya ....

Komersialisasi Dakwah

Posted by Unknown Selasa, 09 April 2013 0 komentar


Oleh: Arsyad Abrar
      Suatu hari, Abdullah atau ‘Amr bin Qais atau lebih dikenal dengan nama Ummi Maktum datang menemui Nabi SAW. Ia berbeda dari para sahabat yang lainnya, ia adalah seorang yang buta, meskipun demikian semangat dan keteguhannya dalam mencari kebenaran sangatlah besar. Kedatangannya dalam mencari ilmu dan hikmah dari Rasulullah SAW. Namun, hari itu ia justru mendapatkan sebaliknya. Berulang kali ia memohon kepada Nabi. “Wahai Nabi Allah, berilah aku petunjuk, berilah aku pelajaran, tunjukilah aku tentang suatu hal yang bermanfaat.” Namun sedikit pun Nabi tidak menghiraukannya.

Baca Selengkapnya ....

SAHABAT KARIB IBLIS

Posted by Unknown Minggu, 07 April 2013 0 komentar
Di dalam kehidupan ini, banyak manusia yang meanggap dirinya lebih dari orang lain, baik itu dari segi ilmu, kekayaan, derajat dan lainnya. Hal tersebut merupakan wujud dari keaku-akuan seseorang. Keaku-akuan adalah sifat yang dimiliki manusia dengan menganggap dirinya lebih dari orang lain dan meremehkan orang lain, karenanya orang yang beraku-aku itu seringkali menolak kebenaran, apalagi bila kebenaran itu datang dari orang yang kedudukannya lebih rendah dari dirinya, Rasulullah Saw bersabda: “Sombong itu adalah menolak kebenaran dan menghina orang lain” (HR.Muslim).

Iblis adalah salah satu makhluk yang merasa paling tinggi kedudukannya dari manusia, sehingga ketika ia disuruh bersujud oleh Allah SWT ia mengingkari perintah tersebut, sebagaimana firman Allah SWT:  “Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: “bersujudlah kamu kepada Adam”, maka merekapun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang sujud. Allah berfirman: Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) diwaktu Aku menyuruhmu?. Iblis menjawab: aku lebih baik daripadanya, Engkau ciptakan aku dari api, sedang dia Engkau ciptakan dari tanah. Allah berfirman: turunlah kamu dari surga itu, karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina (QS. Al-A’raf [7]: 11-13).

Baca Selengkapnya ....
Original design by Bamz | Copyright of Coretan Mahasiswa Kampung.

Pengikut

Recent Comment